Beranda / Artikel / Kamus

Kamus istilah KPR

28 istilah yang sering muncul saat KPR, dijelaskan dengan bahasa sederhana.

Dasar KPR

Plafon
Jumlah pinjaman yang disetujui bank di awal KPR.
Pinjaman Pokok
Uang yang kamu pinjam dari bank. Yang belum dibayar disebut sisa Pinjaman Pokok. KPR lunas ketika sisa Pinjaman Pokok sudah Rp0, walaupun tenornya masih panjang.
Tenor
Lama pinjaman, misalnya 15 atau 20 tahun.
Cicilan (angsuran)
Yang dibayar setiap bulan. Isinya dua bagian: porsi untuk bayar Pinjaman Pokok dan porsi untuk bayar bunga.
Anuitas
Cara hitung cicilan yang dipakai mayoritas KPR. Selama suku bunganya sama, cicilannya sama. Di awal, porsi bunga besar dan porsi pokok kecil; makin lama porsi pokok makin besar.
Anuitas tahunan
Cara hitung yang dipakai BTN: bunga dihitung dari sisa Pinjaman Pokok di awal tahun, dan cicilannya dibulatkan ke Rp100. Karena itu angkanya bisa sedikit berbeda dengan kalkulator bank lain.
Akad
Penandatanganan perjanjian kredit dengan bank. Skema bunga, penalti, dan ketentuan Pembayaran Ekstra tertulis di sini.

Suku bunga

Fixed
Suku bunga tetap selama periode tertentu, misalnya 3 tahun pertama.
Floating
Suku bunga setelah masa fixed, mengikuti kebijakan bank. Bisa naik atau turun, jadi cicilan ikut berubah.
Berjenjang
Suku bunga naik bertahap di beberapa periode, misalnya 3,9% tahun ke-1–3, lalu 7,99% tahun ke-4–6, dan seterusnya.
Fixed berjenjang
Berjenjang beberapa tingkat, lalu floating sampai akhir tenor.
Fixed & cap
Ada batas atas suku bunga di tengah tenor, lalu floating.
Fixed sampai lunas
Suku bunga sama dari awal sampai lunas. Cicilannya tidak berubah, tapi biasanya suku bunganya sudah diatur tinggi sejak awal, jadi porsi untuk bayar pokok di awal kecil.
KPR subsidi
KPR program pemerintah dengan suku bunga rendah dan tetap sampai lunas. Berbeda dengan KPR non-subsidi (komersial).

Pembayaran Ekstra & pelunasan

Pembayaran Ekstra
Pembayaran di luar cicilan bulanan yang langsung mengurangi sisa Pinjaman Pokok. Istilahnya beda per bank (pelunasan sebagian, pelunasan maju sebagian, pelunasan sebelum jatuh tempo, pelunasan dipercepat sebagian), tapi konsep dan hitungannya sama.
Penalti
Biaya saat melakukan Pembayaran Ekstra atau pelunasan. Besarnya mengikuti perjanjian kredit masing-masing, bisa berbeda per bank dan per tanggal akad.
Kurangi cicilan
Pilihan setelah Pembayaran Ekstra: tenor tetap, cicilan berikutnya turun. Untuk lunas lebih cepat, PintarKPR menyarankan pilihan ini dan fokus ke sisa Pinjaman Pokok.
Kurangi tenor
Pilihan setelah Pembayaran Ekstra: cicilan tetap, tenor dipendekkan.
Pelunasan sekaligus
Melunasi seluruh sisa Pinjaman Pokok sekaligus. Penaltinya bisa berbeda dengan Pembayaran Ekstra sebagian.
Pindah KPR (take over)
Melunasi KPR di bank lama memakai pinjaman baru dari bank lain, biasanya untuk mendapat suku bunga lebih rendah. Perlu dihitung dengan biaya pelunasan di bank lama dan biaya di bank baru.

Pengajuan & biaya

Uang muka (DP)
Bagian harga rumah yang dibayar sendiri. Semakin besar DP, semakin kecil Pinjaman Pokok dan total bunganya.
LTV
Loan to Value: perbandingan pinjaman dengan nilai rumah. Batasnya mengikuti aturan dan kebijakan bank, dan ini yang menentukan minimal DP.
Provisi & administrasi
Biaya dari bank saat KPR disetujui, biasanya persen dari plafon.
Appraisal
Penilaian harga rumah oleh bank atau penilai yang ditunjuk bank.
APHT
Akta Pemberian Hak Tanggungan, dibuat oleh notaris/PPAT sebagai jaminan rumah ke bank.
BPHTB
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, pajak yang dibayar pembeli rumah.

KPR syariah

Margin
Sebutan untuk 'bunga' di KPR syariah. Skemanya juga bisa tetap atau berjenjang.
MMQ
Musyarakah Mutanaqisah, jenis akad KPR syariah yang biasanya bisa melakukan Pembayaran Ekstra seperti di bank konvensional.

Sudah paham istilahnya?

Coba hitung cicilan KPR-mu sendiri, atau minta dihitungkan lengkap sampai lunas.

Tanya via WhatsApp